Home » Agama » Visi dan Misi Pernikahan Menurut Al Quran

Visi dan Misi Pernikahan Menurut Al Quran


Topik:
Share:

Nikah adalah salah satu ajaran Allah swt yang tercantum dalam Al-Qur’an sebagaimana diuraikan di atas, maka tujuan pernikahan adalah untuk mencapai kesenangan, percintaan dan kasih sayang dan juga untuk menyambung keturunan serta untuk menjaga kesucian diri dari godaan nafsu.

Untuk mencapai kesenangan, percintaan dan kasih sayang sebagaimana diungkapkan oleh Allah dalam surat Ar Rum 21, maka sudah barang tentu ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh kedua calon mempelai dalam mengarungi samudra kehidupan. Tanpa menjalani syarat syarat yang diuraikan oleh Allah yang tercantum dalam Surat An Nisa ayat 34 sampai dengan 36, akan sangat mustahil kesenangan, percintaan dan kasih sayang itu akan dicapai.

Untuk lebih jelasnya mari kita simak kandungan arti daripada surat An Nisa ayat 34 sampai dengan 36 sebagai berikut:
(34) Laki laki itu pengurus atas perempuan, karena Allah telah melebihkan sebagian dari mereka atas sebagiannya dan dengan sebab nafkah yang mereka belanjakan dari harta harta mereka. Maka perempuan yang baik itu ialah mereka yang taat, yang memelihara (perkara perkara) yang tersembunyi dengan cara yang dipeliharakan oleh Allah. Dan perempuan yang kamu takuti kedurhakaannya hendaklah kamu nasehati mereka, hendaklah kamu tinggalkan mereka di tempat tidur dan hendaklah kamu pukul mereka. Tetapi jika mereka taat kepada kamu, maka janganlah kamu mencari cari jalan buat menyusahkan mereka, karena sesungguhnya Allah itu Maha Tinggi dan Maha Besar.
(35) Jika kamu takut ada perselisihan diantaranya (mereka), maka hendaklah kamu adakan seorang hakam dari ahlinya (laki laki) dan seorang hakam dari ahlinya (perempuan). Jika mereka mau membuat perdamaian, niscaya Allah akan memberi taufik diantara keduanya, karena sesungguhnya Allah itu Maha Mengetahui dan sangat Tahu.
(36) Dan hendaklah kamu berbakti kepada Allah dan jangan kamu sekutukan Dia dengan sesuatu. Dan hendaklah kamu berbuat baik dengan sesungguhnya kepada kedua orangtua, keluarga dekat, anak yatim, orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, sahabat sejalan, anak jalan dan siapa siapa yang dimiliki oleh tangan kanan kamu. Sesungguhnya Allah itu tidak suka kepada orang yang sombong dengan perbuatannya dan sombong dengan perkataannya.

Ke-3 ayat surat An Nisa tersebut sangatlah lengkap untuk kita dalami dan laksanakan dalam kehidupan sehari hari. Dengan menempatkan seorang laki laki sebagai pemimpin rumah tangga yang membawa misi sebagaimana tercantum surat An Nisa ayat 36, dan menempatkan seorang wanita sebagai isteri yang taat serta mau mensupport misi suaminya tersebut, akan tercapailah tujuan semula yaitu kebahagiaan, percintaan dan kasih sayang yang dalam bahasa arabnya lebih dikenal dengan keluarga sakinah, mawaddah warokhmah.

Konsep Allah dalam mengatur kehidupan berumah tangga adalah sangat sempurna dan tidak merugikan siapa pun, malahan banyak menguntungkan berbagai pihak lahir dan batin. Untuk membawa misi sebagaimana dimaksud surat An Nisa 34 sampai 36 akan sangat diperlukan diskusi yang sangat mendalam. Hal ini merupakan sesuatu yang perlu dikaji dan didiskusikan oleh suami isteri dalam menjalani kehidupan rumah tangganya sampai akhir hayat. Rujukan ayat ayat yang lain dalam al Qur’an, sunnah rasulullah dan berbagai macam peraturan perundangan yang berlaku di negara Republik Indonesia tercinta ini akan sangat membantu dalam menciptakan konsep berumah tangga sakinah mawaddah warokhmah.

Dengan adanya kegiatan tersebut, suasana rumah tangga akan selalu hangat, progresif dan menyenangkan disebabkan adanya pembahasan atau diskusi yang berkepanjangan tentang visi dan misi rumah tangga. Mengapa demikian? Hasil penelitian terhadap kehidupan rumah tangga yang dijalani oleh manusia dari kelas bawah sampai yang papan atas, menunjukkan bahwa setelah 2 tahun atau paling lama 5 tahun pernikahan, sebagian besar anak manusia kehilangan sesuatu yang sangat penting dalam kehidupannya yaitu dialoq atau pembicaraan sepasang suami isteri yang hangat tentang apa saja, khususnya tentang visi dan misi kehidupan rumah tangga mereka untuk kepentingan dunia dan akherat.

Dialoq antara suami isteri yang sangat mengasyikkan dan berkepanjangan akan membawa nuansa tersendiri yang sangat istimewa. Oleh karenanya, tidak ada jalan lain untuk mengarungi kehidupan dan dinamikanya ini dengan baik, kecuali kembali kepada Allah SWT dengan cara melaksanakan segala kehendakNya dan menghindari segala larangan-Nya. Karena Dialah yang memberikan kebahagiaan kepada manusia yang taat dan berbakti kepada-Nya. Semoga!



Bila Anda keberatan atau ingin memberi koreksi terhadap content di Lawang Post, jangan ragu untuk menghubungi kami.


  • http://medcogroup.com Munir

    Selamat atas kelahiran putra ke 9, semoga kelak sudah dewasa menjadi Putra yang berbakti kepada Allah SWT dan kepada kedua orang tuanya dan juga kepada bangsa dan negara.

    Munir dan keluarga

  • http://mynewcellphones.info/ New Cell Phones

    Great article!!!

Berlangganan via E-mail

Masukkan E-mail Anda:


Facebook

Komentar

  • Pangeran Pamcasari: Setelah Pak Jokowi terpilih, Apakah beliau ini Satria Piningit?
  • joko: Ga usah lebay, biasa aja kale
  • jaka: semoga pak sby dan keluarga selalu mndapat prlindungan dari Allah SWT. serta petunjuk agar bisa membawa bangsa...
  • Pak Kades: informasi yang berguna, ijin sedot PP nya gan
  • Baja Hitam: pilih yang mana nih