Home » Pembangunan » Tes Psikologi di Kabupaten Malang Bukan Sebuah Proyek

Tes Psikologi di Kabupaten Malang Bukan Sebuah Proyek


Topik: , , , ,
Share:

Malang, (25/2) Pembukaan Tes Psikologi yang diselenggarakan oleh Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Malang bagi Kepala Sekolah TK, SD, SMP, SMA, SMK, Penilik, dan Pengawas se-Kabupaten Malang dilaksanakan pada Senin, 25 Februari 2013. Acara ini dibuka secara langsung oleh Bupati Malang H. Rendra Kresna yang didampingi oleh Sekretaris Daerah dan Inspektur Kabupaten Malang yang bertempat di Pendopo Agung Kabupaten Malang, dan dihadiri oleh Rektor Universitas Wisnu Wardhana, Ketua LPM (Lembaga Pemberdayaan Masyarakat) Universitas Wisnu Wardhana, Kepala Badan Diklat, dan para peserta yang akan mengikuti Tes Psikologi ini. Bupati menjelaskan bahwa Tes Psikologi ini bukan merupakan sebuah proyek sebagaimana pertanyaan yang diajukan kepada beliau. Dikarenakan keterbatasan dana, Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Malang, Drs. Suwandi, MM, M. Sc menjelaskan bahwa untuk biaya pelaksanaan tes psikologi ini dikoordinasikan dengan Dinas Pendidikan yaitu biaya secara mandiri sebesar Rp. 300.000,00. “Satu sen-pun biaya pelaksanaan tidak akan masuk kedalam kas Daerah”, Tegas Bupati.

Sebanyak 1.278 peserta yang mengikuti tes psikologi ini diantaranya Kepala Sekolah sejumlah 1.110 orang, Penilik 44 orang, dan Pengawas 124 orang. Tes Psikologi akan berlangsung selama tiga hari dimulai pada hari Selasa hingga Kamis (26 – 28 Februari 2013) di Dodik Belanegara Kodam V Brawijaya Rampal Malang dan khusus untuk penilik dan pengawas harus menyertakan Laporan Kerja tahun 2012. Terdapat tiga bentuk tes yang akan diujikan diantaranya Tes Tulis, Tes Wawancara, dan Observasi. Hal ini sebagai bentuk kerjasama antara Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Malang, Dinas Pendidikan dengan LPM Universitas Wisnuwardhana, dan yang memfasilitasi adalah Rektor Universitas Wisnuwardhana, Prof.Dr.H.Suko Wiyono, S.H., M.H.

Sedangkan tujuan diselenggarakannya tes psikologi ini adalah untuk mengetahui kemampuan dasar potensi seseorang dalam melaksanakan tugas mengingat tugas Kepala Sekolah sangat berat sebagai pemimpin atau tonggak yang mengarahkan dengan peraturan-peraturang yang berlaku di sekolah tersebut. Selain itu, potensi kecenderungan sikap dan perilaku sebagai alat yang obyektif untuk menerapkan kebijakan sesuai dengan kemampuan. Sebagaimana yang dijelaskan Suwandi, pentingnya meningkatkan potensi Sumber Daya Manusia yang dimiliki khusus dalam bidang Kepemimpinan, sikap dan cara kerja, serta kepribadian untuk pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.

Bupati Malang menghimbau kepada seluruh peserta agar tetap fokus, konsentrasi, dan bersungguh-sungguh dalam mengerjakan tes psikologi ini demi meningkatkan potensi Sumber Daya Manusia yang unggul dan berkualitas. Beliau menganggap acara ini sangat bermanfaat untuk mengetahui kejiwaan seseorang. Empat penilaian dalam tes psikologi ini antara lain : Sangat disarankan, Disarankan, Kurang disarankan, dan Tidak disarankan. Jika terdapat nilai yang tidak sesuai (Kurang disarankan dan Tidak disarankan) maka Bupati Malang siap untuk tidak merekomendasikan orang tersebut sebagai Kepala Sekolah. Sumber: Humas Pemkab Malang.



Bila Anda keberatan atau ingin memberi koreksi terhadap content di Lawang Post, jangan ragu untuk menghubungi kami.


Berlangganan via E-mail

Masukkan E-mail Anda:


Facebook

Komentar

  • kartikasari: Berkat Bpk AIDU TAUHID.SE. M.Si. Pengangkatan Guru Honorer Melalui Jalur Khusus di BKN Pusat...
  • rizza: saya dari umum mau tanya gimana cara gabung trims
  • nx broo: Shidiqin = satrio pinandito setara Rasul Bani Israil setara Ghautsul Adhom Hadzazzaman v Cirinya menduduki...
  • ensabahnur999: Federasi Ceylon: Chyren Selin (dajjal) sebagai avatar Brahma. lautan bermuda. Rudra Chakrin (kalki...
  • Pangeran Pamcasari: Setelah Pak Jokowi terpilih, Apakah beliau ini Satria Piningit?