Home » Pembangunan » Musrenbang Kabupaten Malang Tahun 2013

Musrenbang Kabupaten Malang Tahun 2013


Topik: , , , , ,
Share:

Musrenbang Kabupaten Malang Tahun 2013

Dalam rangka melaksanakan tahapan pembangunan daerah khususnya dalam penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2014, pagi tadi dimulai jam 08.30 di Pendopo Agung Kabupaten Malang telah dilaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Kabupaten Malang Tahun 2013. Hadir dalam acara tersebut Bupati Malang, Wakil Bupati Malang, Ketua DPRD Kabupaten Malang disertai Wakil Pimpinan DPRD, Forum Pimpinan Daerah, Pejabat Struktural Pemkab Malang dan para delegasi Kecamatan se-Kabupaten Malang serta tokoh masyarakat dan agama.

Acara yang dimulai dengan Laporan Panitia Penyelenggara Musrenbang, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari 6 Narasumber, antara lain :

  1. Pokok Pokok Arah Kebijaksanaan Pembangunan Provinsi Jawa Timur Tahun 2014 oleh Pejabat dari Bappeda Provinsi Jawa Timur,
  2. Pokok Pokok Pikiran DPRD tentang Arah Pembangunan Kabupaten Malang Tahun 2014 oleh Ketua DPRD Kabupaten Malang,
  3. Prospek Perekonomian Nasional dan Regional Jawa timur Tahun 2014 oleh Prof Dr Munawar Ismail, SE. DEA.
  4. Pentingnya Menjaga Kondisi Kondusif Trantib Masyarakat Untuk Kelancaran Pembangunan oleh pejabat dari POLRES Malang.
  5. Prakiraan Kondisi Sosial Politik dan Keamanan Dalam Kerangka NKRI dan Kaitannya dengan Kelancaran Pembangunan oleh pejabat dari KODIM 0818 Wilayah Malang-Batu.
  6. Rancangan RKPD Kabupaten Malang Tahun 2014 oleh Kepala Bappeda Kabupaten Malang.

H Rendra Kresna Bupati Malang selaku Keynote Speech dalam sambutannya mengharapkan kepada tokoh masyarakat, tokoh agama, para pakar termasuk dunia perguruan tinggi untuk memberikan kontribusi positif sesuai bidang dan keahliannya, sehingga pilar-pilar good governance dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Dengan demikian roda pemerintahan dan pembangunan dapat berjalan menuju arah yang telah disepakati bersama. Demikian pula kepada seluruh Kepala SKPD Pemerintah Kabupaten Malang ditekankan agar lebih bersungguh-sungguh dalam melakukan identifikasi dan memahami permasalahan-permasalahan di bidangnya, untuk selalu dicarikan formulasi penanganan, baik jangka pendek maupun jangka panjang yang lebih komprehensif dan konstruktif.

Sementara Dr H Nehruddin SE, MM Kepala Bappeda Kabupaten Malang yang memandu pelaksanaan musrenbang mengungkapkan bahwa hasil dari Musyawarah SKPD yang dilaksanakan sehari sebelumnya bahwa usulan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah mencapai 171 program, 806 kegiatan dengan pagu anggaran sebesar Rp.1.599.644.000,00, sedangkan usulan dari desa/kelurahan/kecamatan mencapai 99 program, 2.405 kegiatan dengan pagu anggaran Rp.609.809.000,00. Sementara prediksi ketersediaan anggaran dan dana kemitraan serta PNPM Mandiri untuk mengcover program dan kegiatan tahun 2014 hanyalah Rp.1.016.517.000,00

Menanggapi hal ini, Drs. Ec. Mohammad Dawoed salah seorang pengamat pengelolaan keuangan daerah menyatakan bahwa yang terpenting adalah memantau proses pelaksanaan musrenbang, penyusunan Rencara Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sampai terwujudnya APBD Tahun 2014. Yang paling utama adalah sinkronisasi program pembangunan yang terdapat dalam RKPD dengan alokasi anggaran program/kegiatan dalam APBD. Dirinya juga mengharapkan agar delegasi yang mengawal RKPD sampai terwujudnya APBD betul betul memperjuangkan kepentingan masyarakat dengan tujuan agar APBD benar benar berpihak pada masyarakat.



Bila Anda keberatan atau ingin memberi koreksi terhadap content di Lawang Post, jangan ragu untuk menghubungi kami.


Berlangganan via E-mail

Masukkan E-mail Anda:


Facebook

Komentar

  • rizza: saya dari umum mau tanya gimana cara gabung trims
  • nx broo: Shidiqin = satrio pinandito setara Rasul Bani Israil setara Ghautsul Adhom Hadzazzaman v Cirinya menduduki...
  • ensabahnur999: Federasi Ceylon: Chyren Selin (dajjal) sebagai avatar Brahma. lautan bermuda. Rudra Chakrin (kalki...
  • Pangeran Pamcasari: Setelah Pak Jokowi terpilih, Apakah beliau ini Satria Piningit?
  • joko: Ga usah lebay, biasa aja kale