Home » Pembangunan » Mendag dan Gubernur Jatim Sidak Harga Bawang di Pasar

Mendag dan Gubernur Jatim Sidak Harga Bawang di Pasar


Topik: , , , ,
Share:

gita wirjawan & soekarwo

Menteri Perdagangan (Mendag) RI, Gita Wirjawan, didampingi Gubernur Jatim, Soekarwo, selasa pagi tanggal 19 Maret 2013 kemarin mengecek harga pangan pokok hortikultura khususnya bawang putih dan bawang merah di Pasar Wonokromo DTC Surabaya. Usai sidak, Mendag dan Gubernur Jatim mengunjungi terminal petikemas di Pelabuhan Tanjung Preak Surabaya untuk memastikan kebenaran dilepasnya bawang putih impor ke pasar.

Di Pasar Wonokromo Mendag dan Gubernur blusukan ke toko-toko pracangan dan berdialog langsung dengan para pedagang untuk melihat langsung apakah harga bawang sudah mulai turun atau belum. Setelah 30 menit berkeliling dari stand satu ke stand pracangan yang menjual bumbu dan sayuran Mendag dan Gubernur yakin bahwa harga bawang putih sudah turun dari yang sebelumnya Rp 70 000/kg saat ini menjadi kisaran rata-rata Rp 35.000-45 000/kg.

Mendag mengatakan, pemerintah terus mengupayakan langkah-langkah strategis dalam percepatan stabilisasi harga bawang putih dan bawang merah yang naik cukup signifikan akhir-akhir ini. Kenaikan harga bawang putih terjadi karena menurunnya pasokan akibat beberapa kontainer bawang putih impor tertahan di pelabuhan petikemas Tanjung Perak Surabaya.

Tertahannya bawang putih impor di Pelabuhan Tangjung Perak Surabaya disebabkan masalah pengurusan dokumen izin impor. Saat ini bawang putih 293 kontainer yang terhatan di terminal petikemas Tanjung perak Surabaya sudah dilepas didistribusikan ke pasar. Dengan didistribusikannnya 293 kontainer bawang putih ke pasar akan mempercepat stabilisasi harga. Sementara kenaikan harga bawang merah salah satu penyebabnya adalah faktor cuaca yang kurang mendukung.

Untuk mengatasi keterlambatan pendistribusian ke pasar, Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mempercepat penerbitan Rekomendasi Impor Produk Hortikultura (RIPH) dan Surat Persetujuan Impor (SIP) sebagai persaratan izin impor produk hortikultura.

Gubernur Jatim Soekarwo mengatakan, dengan didistribusikannya bawang putih impor di pelabuhan petikemas Tanjung Perak akan berdampak semakin mempercepat turunnya dan stabilnya harga bawang putih di Jatim.

Untuk pemantauan di pasar Wonokromo DTC, Mendag bersama Gubernur menemukan bahwa harga bahan pokok tercatat cukup stabil. Harga beras seperti mimnggu lalu tetap stabil untuk beras kelas medium IR 64 Rp 7.800/kg dan untuk jenis beras premium bengawan dan mentik Rp 9.700/kg.

Komoditas lainnya yang tidak mengalami perubahan harga adalah daging sapi Rp 80.000/kg, daging ayang broiler Rp 25.000/kg. Kemudian untuk komoditas sayuran di Pasar Wonokromo tercatat harga bawang putih kating Rp 50.000/kg.



Bila Anda keberatan atau ingin memberi koreksi terhadap content di Lawang Post, jangan ragu untuk menghubungi kami.


Berlangganan via E-mail

Masukkan E-mail Anda:


Facebook

Komentar

  • rizza: saya dari umum mau tanya gimana cara gabung trims
  • nx broo: Shidiqin = satrio pinandito setara Rasul Bani Israil setara Ghautsul Adhom Hadzazzaman v Cirinya menduduki...
  • ensabahnur999: Federasi Ceylon: Chyren Selin (dajjal) sebagai avatar Brahma. lautan bermuda. Rudra Chakrin (kalki...
  • Pangeran Pamcasari: Setelah Pak Jokowi terpilih, Apakah beliau ini Satria Piningit?
  • joko: Ga usah lebay, biasa aja kale